Cerdas, Anak Sulung H. Suwardi Jadi Peserta Pertukaran Pelajar ke Australia

oleh -3.432 views
Atifa Zakiah Muthmainnah.

BULUKUMBA, BERITA SELATAN, Com -Atifa Zakiah Muthmainnah anak sulung dari pasangan H. Suwardi dan Hj. Melly Asni masuk sebagai peserta program pertukaran pelajar yang diutus oleh SMAN 5 Makassar.

Program pertukaran pelajar tersebut dijadwalkan Juli 2019 mendatang sehingga Atifa Zakiah Muthmainnah saat ini mulai melakukan sejumlah persiapan, termasuk memperdalam ilmu bahasa Inggris serta mengenal lebih jauh budaya di negeri Kanguru tersebut.

“InsyaAllah anak saya akan berangkat ke Australia Juli mendatang utusan SMAN 5 Makassar sebagai peserta pertukaran pelajar yang mewakili Indonesia,” Kata H. Suwardi, Senin, 25 Maret 2019.

Ungkap ayah dua orang anak ini, Atifa sejak duduk di bangku SD hingga saat ini memang dikenal ulet dan tekun belajar dan predikat rangking kelas pun tak tanggung tanggung diraihnya.

Bukan hanya soal akademik, namun di sisi non akademik, Atifa juga tak ketinggalan terbukti saat ini mengasah bakatnya khususnya bela diri (taekwondo) dan hampir setiap event bela diri pun diikutinya. Hal ini sekaligus menambah catatan prestasi.

BACA JUGA:   Disdukcapil Bulukumba Jemput Bola di Kawasan Adat Ammatoa

“Alhamdulilah, Meski kami tinggal di Sapalohe Bonto Bahari dan Ia tinggal sendiri di Makassar dan tanpa didampingi kedua orang tua namun Atifa tetap jadi kebanggan orang tua karena selalu masuk sepuluh besar atau peringkat ke enam di kelasnya,” ungkap H. Suwardi yang juga caleg Nasdem ini Dapil satu.

Di mata orang tua, Atifa memiliki sosok yang baik, sabar, penurut, mandiri, sholeha, dan dewasa dalam berfikir serta bertindak.

“Apapun yang dikatakan orang tua dia tidak pernah membangkan dan selalu nurut, sebagai orang tua kami berharap semoga bisa bermanfaat buat orang banyak tak terkecuali bangsa dan agama,” pinta Pemilik Rumah Makan Kampung Nelayan ini.

BACA JUGA:   Pemerhati Masyarakat Sipil Minta Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Bansos Covid 19

Sebelum dinyatakan sebagai utusan dari SMAN 5 Makassar, tentu sebagai peserta program pertukaran pelajar juga membawa pelbagai tanggungjawab selain dituntut mengenal adab, budaya dan kultur di Australia juga diamanahkan mampu mempromosikan dan mengeksplor budaya dan keanekaragaman kearifan lokal yang dimiliki Indonesia khususnya di Bulukumba.

“Jadi bukan hal mudah untuk bisa masuk sebagai peserta pertukaran pelajar karena di sana juga (Australia red) dituntut belajar bahasa dan akademik dan tentunya hikmah yang bisa dipetik mendapatkan pengalaman kerja di kanca internasional,” kata Atifa yang masih duduk di bangku kelas XI ini.

menurut Atifa, banyak hal yang ingin diraihnya demi membahagiakan dan membanggakan kedua orang tua sehingga membuatnya termotivasi.

BACA JUGA:   Pengurus SKin Chapter Bulukumba Resmi Dikukuhkan

“Saya dari dulu ingin menimba ilmu di negeri Kanguru serta ingin belajar kedisiplinan dan budaya Australia sebagai bagian dari kesiapan Bulukumba menerima tamu wisatawan khususnya dari negara benua Eropa,” bebernya.

Sementara, sejak kecil Ia bercita cita ingin menjadi dokter. Dengan profesi dokter tentu banyak ladang pahala yang bisa diperoleh karena membantu orang sakit menjadi sehat dan tentu paling utama ingin menolong orang yang tidak mampu untuk tetap mendapatkan layanan pengobatan.

“Dari kecil saya memang sudah berniat ingin jadi dokter untuk mengobati sesama dan terkhusus menolong orang yang terkendala biaya untuk tetap bisa berobat. InsyaAllah mudah mudahan cita cita saya ini terwujud karena menolong orang tidak mampu juga merupakan bagian dari ibadah,” tutup Atifa sambil tersenyum. (*)

Editor : Redaksi