Tutup MTQ di Bulukumpa, Tomy : MTQ Harus Tercermin pada Perilaku Masyarakat

oleh -828 views

BULUKUMBA, BERITA SELATAN.Com -Penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Bulukumpa yang digelar di Desa Jojjolo resmi ditutup oleh Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto, Rabu malam, 4 Desember 2019.

Ketua panitia MTQ, Arman mengaku, sebanyak 17 desa dan kelurahan yang berpatisipasi pada MTQ yang digelar pada 30 November hingga 4 Desember 2019 tersebut.

Selaku tuan rumah, Desa Jojjolo berhasil meraih juara umum 1 dan berhak mendapatkan piala bergilir. Sedangkan juara umum 2 diraih oleh Desa Kambuno, dan juara umum 3 oleh Desa Tibona.

BACA JUGA:   Ini penjelasan Kasek SMAN 10 Bulukumba Soal Siswa Yang Dianiaya Seniornya

Saat menyampaikan sambutannya, Kepala Desa Jojjolo, Hj Marniati mengaku, pelaksanaan kegiatan MTQ berjalan aman dan lancar berkat keterlibatan semua elemen masyarakat yang ada di Desa Jojjolo.

“Kami juga berterima kasih kepada masyarakat khususnya yang bersedia rumahnya menjadi tempat pemondokan kafilah atau kontingen,” ungkapnya.

Usai menyerahkan hadiah dan piala bergilir kepada para pemenang, Tomy Satria Yulianto dalam sambutannya mengaku, MTQ tingkat Kecamatan Bulukumpa menjadi refleksi untuk kehidupan sehari-hari.

Tomy mengungkapkan, ketika mampu melantunkan bacaan Alquran, harus dibarengi dengan perilaku yang sebaik bacaan Alquran dan sekuat hafalan pada bacaan Alquran yang dilakukan.

BACA JUGA:   Hati-hati, Penyakit ini Mengintai di Musim Hujan

“Pemaknaan MTQ yang kita laksanakan harus tercermin pada perilaku masyarakat Bulukumpa,” bebernya.

Di era revolusi industri 4.0, kata Tomy Satria, tekhnologi seperti smartphone masuk kamar generasi di Bulukumba. Ia berharap, hal ini tidak menjadi pedang bersisi dua. Kehadiran tekhnologi mesti digunakan pada hal-hal yang produktif.

Lebih lanjut, Tomy berharap pelaksanaan MTQ harus dibarengi dengan kebersamaan. Terlebih Butta Panrita Lopi gelaran Bulukumba, sudah dikenal sebagai kabupaten dengan nilai religi yang kuat, sehingga kegiatan keagamaan mendapatkan porsi yang memadai.

BACA JUGA:   Bupati Launching dan Serahkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

Tomy Satria mendorong pemerintah desa dan kelurahan mampu mengalokasikan anggaranya untuk kegiatan keagamaan. Hal ini dilakukan agar 10 tahun mendatang generasi Bulukumpa tidak kehilangan arah.

“Saya ucapkan terima kasih kepada desa dan seluruh tokoh, yang berkontribusi menjaga kegiatan ini tetap berjalan aman. Pemda memberi apresiasi pada Desa Jojjolo dan jajarannya. KUA Bulukumpa, dan Camat, Bulukumpa, serta seluruh desa yang berpartisipasi pada kegiatan ini,” imbuh Tomy Satria. (*)