BULUKUMBA, BERITA SELATAN, Com -Dukungan terus mengalir ke Mulyadi Mursali. Kali ini pemilik tagline ‘2019 Kita Muda’ ini dianggap memberikan kesan tersendiri bagi warga Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale, Bulukumba.
Calon anggota legislatif DPRD Sulsel dari partai Demokrat dapil 5 Bulukumba dan Sinjai ini ternyata juga banyak diidolakan oleh sejumlah ibu-ibu rumah tangga karena selain banyak menginspirasi juga dianggap sebagai sang motivator khususnya dalam mengembangkan dan menumbuhkan ekonomi rumahan.
“Kami sangat tercerahkan dikunjungi Pak Mul. Selain memberikan pendidikan politik, juga menginspirasi kami agar membangun usaha rumahan,” ujar Masyita, di kediamannya di desa Karama, Senin 28 Januari 2019 lalu.
Bersama sejumlah emak-emak lainnya, Masyita berharap Mulyadi Mursali bisa terpilih di DPRD Sulsel agar memperjuangkan dan mensupport ibu-ibu rumah tangga menjadi kelompok-kelompok produktif dalam sejumlah agenda program.
“Ibu-ibu rumah tangga dapat dibina, belajar, dan mengembangkan jenis usaha rumahan. Seperti menjahit, dan lainnya, apalagi kami tau betul kapasitas Pak Mulyadi dalam hal dunia usaha,” jelas Masyita dengan nada optimis.
Sementara di tengah tengah kunjungan tersebut, Mulyadi Mursali mengapresiasi ikhtiar sejumlah emak-emak untuk membangun usaha rumahan. Ia tak ingin berjanji, namun akan menjadi mitra dalam hal pengembangan usaha jika kelak dimandat masyarakat mewakili di DPRD Sulsel.

“Kita akan berupaya untuk membantu ibu-ibu dalam hal konsultasi, bagaimana merintis usaha dan berproses dengan baik,” ujar Mulyadi, yang juga mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bulukumba.
Terpisah, Koordinator Presidium 2019kitamuda, Hardi Mangkubumi mengaku memiliki sejumlah program pro rakyat dalam hal pengembangan usaha kecil dan menengah.
“Memang relawan 2019kitamuda selain kerja-kerja politik, juga menyiapkan program-program berbasis ekonomi kerakyatan,” imbuhnya.
Sebelum bertolak ke desa Karama, Mulyadi Mursali juga bersilaturahmi dengan warga di desa Bontoharu, Kecamatan Rilau Ale Bulukumba. (*)