Operasi Zebra Berakhir, Kendaraan yang Terjaring Mencapai 1018 Unit

oleh -
AKBP Syamsu Ridwan

BULUKUMBA, BERITA SELATAN.Com – Sebanyak 1018 kendaraan terjaring razia Operasi Zebra yang dilaksanakan Satlantas Polres Bulukumba sejak 23 Oktober hingga 5 November 2019.

Operasi yang dilaksanakan selama dua pekan itu didominasi pelanggar di bawah umur atau pelajar dengan rincian sebanyak 419 pengendara.

“Selama Operasi Zebra pelanggaran lalulintas dilakukan oleh pelajar yang belum memiliki KTP sehingga tidak memiliki SIM,” kata Kapolres Bulukumba, AKBP Syamsu Ridwan melalui Konferensi Pers dengan sejumlah awak di Aula Mapolres Bulukumba, Rabu, 6 November 2019.

BACA JUGA:   Unniversary ke 18, Radio SPL Diyakini Masih Menjadi Pilihan Masyarakat

Selain didominasi pelanggar di bawah umur juga tercatat ratusan pengendara tidak memilki surat surat kendaraan dan tidak memiliki helm.

Sehingga untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas yang didominasi pelajar pihaknya rutin melakukan penyuluhan ke sekolah sekolah.

“Selain melakukan penyuluhan kami juga meminta kepada orang tua agar jangan memberi motor anaknya ke sekolah apalagi belum memiliki SIM karena itu bisa membahayakan keselamatannya,” pintanya.

BACA JUGA:   SCW Apresiasi Kejari Bulukumba Eksekusi Tersangka Bantuan BOP TPQ/TPA

Operasi Zebra yang digelar untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat di Bidang Kamseltibcarlantas. Tercatat tahun ini jumlah pengendara yang terjaring meningkat seratus persen dibanding 2018 lalu.

“Kendaraan yang terjaring tahun ini mengalami peningkatan seratus persen dibandingkan 2018 lalu,” bebernya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.