Gegara Buruknya Infrastruktur Jalan di Pelosok Selayar Membuat Warga Terpaksa di Tandu Saat Hendak Berobat

oleh -1.220 views

SELAYAR, BERITA SELATAN, Com – Kondisi infrastruktur jalan yang sampai hari ini, masih sangat buruk menjadi keluhan sejumlah elemen warga masyarakat di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan khususnya di pulau Jampea.

Keluhan tersebut datang dari salah seorang warga Pulau Jampea, Rahmat Gazali.

Dalam unggahan status yang dipostingnya di group pembaca tanadoang pos, mahasiswa Universitas Negeri Makassar itu mengingatkan pemerintah kabupaten Selayar untuk berpikir sepuluh kali mengagendakan rencana kunjungan kerja ke pulau Jampea dengan mempertimbangkan buruknya kondisi infrastruktur jalan di jalur Benteng Jampea, Mangatti, Kampung Tangnga, Pakangkang dan Bonelambere.

BACA JUGA:   Siap Nahkodai AMPI Selayar, Mursalim : Bakal Berkontribusi Terhadap Program Pemerintah

Pernyataan ini diaminkan oleh warga lain atas nama Muhammad Sabir Basmiati Achidar.

Selain rusak, ruas jalan ini sudah acap kali menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas. Kondisi yang hampir sama, terjadi di ruas Jalan Lingkar, Pulau Jampea.

Sementara komentar yang sama juga disampaikan oleh salah seorang warga atas nama Amirul, menurutnya, Pulau Jampea sudah lama tidak tersentuh perbaikan jalan sehingga banyak ruas jalan yang rusak parah.

BACA JUGA:   Dua Petak Rumah Kontrakan di Selayar Diamuk si Jago Merah

“Dari zaman dahulu, hingga zaman ‘now’ tidak pernah mengalami perubahan.
Akibat, buruknya kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Kepulauan Selayar,” ungkapnya.

Dalam penjelasannya dia juga menjelaskan, setiap warga yang sakit harus digotong dengan tandu lantaran kondisi jalan yang tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan.

“Pernah salah seorang pasien terekam video amatir saat tengah digotong dengan menggunakan tandu selama kurang lebih dua jam dari Kampung Tola menuju Kampung Bitombang, Kelurahan Bontobangung, Kecamatan Bontoharu.
Pasien terpaksa digotong dengan menggunakan tandu sarung, lantaran mobil ambulance, tak mampu melalui kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah,” jelasnya.

BACA JUGA:   Kemkominfo-DKP Selayar Gelar Pelatihan Implementasi Program Nelayan Go Online

Unggahan ini juga dilakukan oleh salah satu netizen di media Facebook pada hari Sabtu, 29 Juni lalu. (*)