PMPTSPTK Selayar Gagas Inovasi “Saya Pria Cakep” untuk Masyarakat

oleh -75 views
PMPTSPTK Selayar Gagas Inovasi "Saya Pria Cakep" dengan melakukan perjanjian kerjasama terhadap lima camat.

SELAYAR, BERITA SELATAN.Com – Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Kabupaten Kepulauan Selayar saat ini sementara mengembangkan sebuah inovasi layanan perizinan yang diperuntukan untuk masyarakat pulau khususnya untuk lima kecamatan di kepulauan.

Inovasi tersebut diberi nama Pusat Layanan Perizinan Kecamatan Kepulauan atau disingkat “Saya Pria Cakep”, seperti dikutip dari keterangan tertulis Kepala Dinas PMPTSPTK Kabupaten Kepulauan Selayar Muhammad Arsyad.

BACA JUGA:   Desa Bahuluang Kepulauan Selayar Masuk Nominasi ADWI Menparekraf

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kadis PMPTSPTK dengan para camat yang di kepulauan, di Rayhan Square, Kamis, 19 Mei 2022, yang dilanjutkan dengan bimbingan teknis oleh petugas/operator yang dibuka oleh Sekda Selayar Drs. Mesdiyono, M. EC. Dev.

“Saya Pria Cakep ini adalah inovasi layanan perizinan yang akan dikembangkan oleh Dinas PMPTSPTK Kabupaten Kepulauan Selayar dalam rangka mendekatkan Layanan kepada masyarakat khususnya yang bermukim di wilayah Pulau,” tulis Muhammad Arsyad.

BACA JUGA:   Dirangkaikan Pengukuhan Pengurus MUI, Pemda Selayar Gelar Isra Mi'raj

Lanjut Muhammad Arsyad, dengan adanya unit Layanan ini masyarakat yang membutuhkan layanan perizinan berbantuan tidak perlu lagi datang ke Benteng Selayar, tapi cukup datang ke Kantor Camat dan atau Kantor Desa masing-masing.

Muhammad Arsyad berharap dukungan penuh dari para camat dan OPD terkait termasuk dalam rangka penyiapan jaringan internet secara optimal di wilayah pulau.

BACA JUGA:   Musda Pertama Kekar Bajo, MBA : Dadanangku Sama Sulaya Masa Depan Laut Indonesia

Menyikapi hal tersebut, Sekda Kepulauan Selayar Mesdiyono menyampaikan bahwa inovasi ini dinilai sangat bagus dan dibutuhkan oleh masyarakat. Ia berharap inovasi ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat dijadikan sebagai inovasi kabupaten untuk selanjutnya dapat diikutkan pada penilaian inovasi tingkat provinsi maupun nasional. (**)