Jangan Anggap Remeh Penyakit Diare, Dampaknya Bisa Berujung Kematian, Berikut Uraiannya !

oleh -1.699 views
Gumala Rubiah

BULUKUMBA, BERITA SELATAN, Com -Pernahkah anda terserang penyakit diare ? Mungkin hampir setiap orang pernah terkena diare dalam hidupnya.

Penyakit Diare merupakan penyakit yang ditandai dengan Buang Air Besar (BAB) yang lembek atau cair, bahkan seringkali disertai dengan demam.

Penyakit Diare tak memandang usia, ia dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita, baik orang tua maupun muda atau anak anak.

Kasubag Humas dan Promkes Rsud H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Gumala Rubiah, mengatakan bahwa saat ini masih banyak masyarakat yang berpikiran bahwa diare bukanlah penyakit yang menghawatirkan, jika dibandingkan dengan penyakit lain seperti serangan jantung, tumor dan kanker.

BACA JUGA:   Cegah Kemacetan, Sat Lantas Polres Bulukumba Rutin Laksanakan Yanmas

Sehingga seringkali diare dianggap penyakit sepele dan bermasa bodoh untuk memeriksakan kondisinya.

“Padahal pada tingkat yang kritis penyakit diare dapat menyebabkan kekurangan cairan atau dehidrasi yang dapat berdampak pada kondisi tubuh yang lemah,” katanya.

Dijelaskannya, bahwa dehidrasi atau kekurangan cairan, jika tidak segera ditangani dengan benar, akan dapat menyebabkan kematian.

Sebab, cairan dalam tubuh banyak yang keluar bersama tinja ataupun saat muntah sehingga tubuh kesulitan menjalankan fungsinya dengan baik.

Lebih jauh Gumala menjelaskan, paling sering dan sangat rentan diserang diare adalah Bayi dan balita, walau orang dewasa pun kadang terserang penyakit tersebut.

BACA JUGA:   Hari Ultahnya ke 64, Bupati Bulukumba Terima Penghargaan dari Kemenkeu RI

“Itu disebabkan karena sistem pencernaan dan kekebalan tubuh pada bayi belum begitu optimal disebabkan karena usianya yang masih belia,” imbuhnya.

Sementara itu, langkah yang dapat dilakukan dalam hal pengobatan, bisa dengan terapi cairan atau perbanyak minum air putih sebagai penanganan awal sampai kondisinya dinyatakan cukup baik dan stabil, dan bila perlu minum oralit.

“Namun jika masih terus berlanjut, segera ketempat pelayanan kesehatan terdekat seperti Puskesmas dan Rumah Sakit,” tandasnya.

Untuk itu, hindari diare dengan tetap menjaga kebersihan. Untuk pencegahan penyakit diare bisa dengan hal paling mudah yakni adalah dengan menjaga kebersihan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Terutama, jangan membeli makanan di sembarang tempat tanpa mengetahui dengan jelas higienitas makanan tersebut

BACA JUGA:   Sabet Juara Satu Lomba Toga Tingkat Provinsi, Desa Tamaona Target Ke Nasional

Serta dengan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan, baik sebelum maupun setelah makan.

Diharapkan dengan memahami penyebab penyakit diare tersebut, semoga masyarakat dapat lebih paham dan mengerti terutama dalam hal pencegahan dan pertolongan pertama.

Apalagi dimusim penghujan seperti saat ini, beberapa daerah di Indonesia terkena banjir, yang menyebabkan segala fasilitas dan sarana serba terbatas termasuk ketersediaan air bersih.(*)