Cegah Covid 19, Andi Buyung Sekwan DPRD Bulukumba yang Pertama Divaksin

oleh -
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bulukumba pejabat pertama yang diberikan vaksin sinovac.

BULUKUMBA, BERITA SELATAN.Com – Vaksinasi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Bulukumba kini mulai dilakukan. Dari 3600 vaksin sebanyak 1864 sasaran yang akan divaksin.

Andi Buyung Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bulukumba merupakan Pejabat pertama yang berhasil diberikan vaksin dalam kegiatan pencanangan vaksin di RSUD Bulukumba setelah melalui screening.

“Jadi hari ini, Senin, 1 Februari 2021 merupakan launching pencanangan pemberian vaksin terhadap Pejabat Pemerintah dan para tenaga kesehatan (nakes) yang bertempat di Aula RSUD Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba. Andi Buyung pejabat pertama yang berhasil diberikan vaksin sinovac setelah melalui screening,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr. Wahyuni Mars.

BACA JUGA:   M. Isal Penyandang Disabilitas, Raih Juara Kedua Police Art Festival 2022

“Bagi yang layak dan memenuhi syarat saja diberikan vaksin saat itu karena dilakukan pengecekan kesehatan atau screening terlebih dahulu sekalipun banyak pejabat hadir termasuk Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba,” tambah Wahyuni.

Wahyuni Menambahkan, vaksin Sinovac juga sudah didistribusikan ke 22 Puskesmas (PKM) yakni, PKM Caile sebanyak 57 vaksin, PKM Ujung Loe 53 vaksin, PKM Manyampa 32 vaksin, PKM Bonto Bahari 55 vaksin, PKM Batang 72 vaksin, PKM Bonto Tiro 44 vaksin, PKM Karassing 28 vaksin, PKM Kajang 48 vaksin, PKM Lembanna 36 vaksin, PKM Tanete 68 vaksin, PKM Bonto Bangun 82 vaksin, PKM Ponre 54 vaksin, PKM Gattareng 42 vaksin, PKM Balibo 36 vaksin, PKM Borong Rappoa 42 vaksin, PKM Tanatoa 27 vaksin, PKM Palangisang 17 vaksin, PKM Bontonyeleng 40 vaksin, PKM Herlang 31 vaksin dan PKM Salassae 48 vaksin.

BACA JUGA:   Bupati Selayar Terima Penghargaan SAKIP Tahun 2022

Dinas Kesehatan Bulukumba juga dijatah vaksin sinovac sebanyak 152 vaksin dan RSUD Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba sebanyak 800 vaksin.

Mengenai syarat kata Wahyuni, selain pengecekan kesehatan juga aturannya harus berusia 18 tahun keatas dan 59 tahun ke bawah serta tidak memiliki riwayat penyakit seperti jantung, deabetes dan sejumlah penyakit lainnya.

“Jadi ada beberapa syarat jika ingin divaksin dan alhamdulilah tahap pertama semua petugas nakes siap divaksin,” terangnya.

Untuk vaksin kata Wahyuni, berdasarkan nakes yang terdaftar dalam aplikasi Primary Care. Pemberian vaksin dilakukan sebanyak dua kali yakni diberikan vaksin pertama dan vaksin kedua 14 hari kemudian.

BACA JUGA:   Temui Ammatoa, Edy Manaf Kenakan Jas Khusus dari Kahar Muslim

“Jadi kami berikan dua kali vaksin setiap orangnya tahap pertama dan tahap kedua dilakukan 14 hari kemudian,” jelas Wahyuni.

Sementara Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappwali menyampaikan jangan pernah takut divaksin. Karena vaksin merupakan cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19.

Tahap pertama dikhususkan untuk Nakes baik dokter maupun perawat karena mereka merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid 19.

“vaksin ini meningkatkan kekebalan atau imun tubuh sehingga masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin,” kata Sukri. (**)