JENEPONTO,BERITASELATAN.COM – Dalam semangat memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PLN terus menyalakan semangat berbagi melalui program Light Up The Dream (LUTD), sebuah inisiatif yang menghadirkan sambungan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu agar dapat menikmati terang listrik dan kehidupan yang lebih layak.
Kali ini, PLN ULP Jeneponto menyerahkan bantuan sambungan listrik gratis kepada tiga warga di Kabupaten Jeneponto, yakni Bapak Riswan, seorang buruh di Dusun Maero, Kecamatan Bontoramba.
Selain itu, bantuan listrik juga diberikan kepada Ibu Astuti dan Ibu Lina, dua orang ibu tangguh yang merupakan single parent di Desa Empoang, Kelurahan Binamu.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Raka Reviatna, Manager PLN ULP Jeneponto, sebagai wujud nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat yang belum tersentuh aliran listrik.
“Bagi kami, cahaya listrik bukan sekadar penerangan. Ini adalah simbol dari harapan, kemajuan, dan kehidupan yang lebih baik. Melalui program Light Up The Dream, kami ingin memastikan setiap warga, tanpa terkecuali, dapat merasakan manfaat energi listrik,” ujar Raka Reviatna.
Tak hanya menghadirkan sambungan listrik gratis, momen kebahagiaan masyarakat Jeneponto juga semakin lengkap dengan pemberian bantuan paket sembako dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Penyaluran bantuan ini turut disaksikan oleh Kepala Dusun Maero, Bapak Umar, yang mengapresiasi langkah PLN dalam membantu warganya.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban warga, tapi juga membuka harapan baru bagi mereka untuk hidup lebih baik,” ungkap Bapak Umar.
Program Light Up The Dream merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial PLN dalam mendukung pemerataan akses listrik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan dukungan pemerintah daerah dan kolaborasi berbagai pihak, PLN terus berupaya menebar manfaat energi untuk kehidupan yang lebih terang dan berkelanjutan.
“Sinergi antara PLN dan pemerintah daerah menjadi bukti nyata bahwa energi listrik bukan hanya untuk menerangi rumah, tetapi juga untuk menguatkan kehidupan,” tutup Raka Reviatna dengan penuh optimisme. (*)









