Bupati Pimpin Rakor Terpadu Pelaksanaan Pemilu

oleh -224 views

BULUKUMBA, BERITA SELATAN, Com – Dalam rangka mewujudkan pemilu aman, tentram dan damai, Pemkab Bulukumba bersama Ketua DPRD, Dandim 1411 dan Danramil, Kapolres dan Kapolsek, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Bulukumba, serta Pimpinan OPD, Camat, PPK, Panwascam melakukan rapat koordinasi terpadu pelaksanaan pemilihan umum. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Selasa, 2 April 2019.

Dalam kegiatan rakor terpadu pelaksanaan Pemilihan Umum dipimpin langsung oleh Bupati Bulukumba, AM. Sukri A. Sappewali.

AM Sukri Sappewali menyampaikan pemilu yang tersisa 15 hari ini persiapannya harus dipermantap. Terlebih Koordinasi harus berjalan dengan intens dengan penyelenggara pemilu. Dandim dan Kapolres dan semua unsur terkait untuk tidak ragu menyampaikan kepada kami terkait progress kesiapan kita menghadapi Pemilu dan kendala yang dihadapi dilapangan.

BACA JUGA:   Positif Covid-19 di Bulukumba jadi 6 Orang, 2 Sembuh 4 Dirawat

“Kita berharap, 15 hari kedepan ini semakin kita mantapkan koordinasi antar instansi sehingga apa yang kita rasa dapat menjadi hambatan dalam menyukseskan Pemilu dapat kita antisipasi dan carikan jalan keluarnya. Pemilu di Bulukumba harus berjalan dengan Rasa Aman, Tentram dan Damai, sehingga terwujud Pemilu yang Jujur dan Adil di Wilayah Bumi Panrita Lopi ini,” ungkapnya.

A. M Sukri juga memberi dukungan penuh atas terselenggaranya kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Pemilu di Bulukumba. Beliau juga berharap tercipta Inovasi dalam pelaksanaan Pemilu yang digelar 17 April 2019 mendatang.
Para pimpinan OPD sepenuhnya membantu kelancaran proses pelaksanaan Pemilu, bagi yang punya kendaraan Bak Terbuka / Dum Truk atau Dalmas untuk membantu aparat di lapangan. Beliau juga menjanjikan bonus kepada Penyelenggara Pemilu / KPPS yang inovatif / kreatif dalam mengajak wajib pilih untuk hadir menyalurkan pilihannya.

BACA JUGA:   Pemerhati Masyarakat Sipil Minta Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Bansos Covid 19

“Saya tugaskan KPU untuk menilai TPS yang paling kreatif, Jangan kita mau kalah sama daerah lain, Kasi ramai itu TPS-ta sehingga orang semangat dan berbondong-bondong menuju TPS. Begitupun dengan para Pimpinan OPD, Kasi Pinjam itu mobil / kendaraan operasionalmu demi kelancaran proses pelaksanaan pemilu ini. Sukses Pemilu di Bulukumba adalah kesuksesan kita semua,” pintanya.

Lanjut beliau, semua elemen harus bergerak bersama. Mari kita Bersama-sama mengajak warga masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, jangan biarkan masyarakat kita menjadi masyarakat yang Golput, Pemilu ini menentukan nasib bangsa kita kedepan. “Kita target di Bulukumba ini kita mampu mencapai minimal 75% wajib pilih yang hadir di TPS,” bebernya.

BACA JUGA:   Ini Penjelasan Kadis Pertanian Bulukumba Soal Isu Aspirasi Bantuan Hand Tracktor

Beliau juga mengingatkan kepada aparat keamanan untuk mendeteksi secara dini terkait wilayah yang dianggap rawan untuk segera mengambil langkah strategis. “Pak Kapolres dan Pak Dandim untuk terus berkoordinasi, Jangan sampai kita kecolongan akan kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah kita. Kawasan Adat Amma Toa di Kajang untuk menjadi Perhatian serius karena di wilayah tersebut tidak ada aliran listriknya begitupun dengan beberapa daerah lainnya di Kecamatan Bulukumpa dan Kindang.

Pihaknya berharap peran aktif beberapa Instansi VertikaI dan Lembaga lainnya seperti PLN dan Orari. Ada wilayah kita yang tidak terjangkau aliran Listrik dan Jaringan Telekomunikasi, sehingga sangat dibutuhkan peran PLN dan ORARI untuk membackup kegiatan perhitungan suara di setiap TPS. (*)