BBPOM Pastikan Takjil Ramadan di Selayar Aman Dikonsumsi

oleh -
Bupati Selayar, H Muh Basli Ali bersama dengan pihak BBPOM memastikan takjil di Selayar Aman dikonsumsi.

SELAYAR, BERITA SELATAN.Com – Pastikan  takjil ramadan yang dijual aman dikonsumsi, Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) melakukan pemeriksaan dan pengawasan jajanan takjil di pusat kuliner ramadan, Taman Pusaka Benteng, Jumat, 8 April 2022.

Pengujian sampel ini dilakukan langsung dilokasi pusat kuliner ramadan guna memastikan takjil yang diperjualbelikan di kawasan tersebut aman untuk dikonsumsi, bersih dan bebas zat berbahaya serta bebas dari penyalagunaan bahan kimia seperti formalin, boraks, dan pewarna.

BACA JUGA:   Simulasi PKD, Pesawat ATR 72-500 Crash Landing di Bandara Aroeppala Selayar

Terpantau Bupati Basli Ali bersama Kepala BBPOM didampingi sejumlah kepala perangkat daerah, terjun langsung memilih sampel takjil seraya berbincang penuh keakraban dengan para pedagang takjil.

Bupati dua periode ini, mengapresiasi pihak BBPOM dan mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mendapatkan jaminan bahwa apa yang dikonsumsi oleh masyarakat semua terbebas dari hal-hal yang bisa menyebabkan timbulnya penyakit.

BACA JUGA:   Bupati Basli Ali Kembali Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

“Dari 24 sampel takjil yang diambil dan diperiksa dengan uji mikrobiologi dilokasi ini, tak satupun ditemukan adanya zat berbahaya, artinya semua aman dan memenuhi syarat untuk dikonsumsi,” ungkap Herdaninhsih kepala BBPOM Makassar

Pengumuman hasil uji lab langsung dilokasi tersebut oleh pihak BBPOM, dan menyatakan bahwa semua sampel negatif tidak mengandung bahan-bahan berbahaya bagi kesehatan, sontak disambut warga dengan berucap syukur disertai aplous.

BACA JUGA:   Pemkab Selayar Raih Penghargaan WTP atas Laporan Keuangan Tahun 2021

Selain melakukan uji sampling takjil, pihak BBPOM juga menyampaikan informasi dan melakukan edukasi kepada para pedagang bagaimana menjajakan takjilnya dengan aman  dan higienis. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.