Serahkan Bibit, Wabup Bulukumba Ikut Tanam Padi

oleh -912 views

BULUKUMBA, BERITA SELATAN.Com -Musim tanam mulai tiba. Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura pun kembali menyalurkan bibit padi kepada petani. Penyaluran bibit yang berlangsung di Desa Bontoraja Kecamatan Gantarang ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto, Kamis, 28 Mei 2020.

Selain penyaluran bibit padi, kegiatan tersebut ditandai dengan penanaman bibit padi di lahan sawah yang sudah siap ditanami.

Wabup Tomy Satria yang melihat para petani mulai menanam. Ia pun tergoda ikut terlibat tanam padi. Ia mengaku terkenang dengan masa kecilnya yang biasa turun ke sawah membantu orang tua menanam padi.

BACA JUGA:   Berkunjung ke Bulukumba, Sandiaga Uno Akan Nginap di Bira

Dengan membuka sepatu dan menggulung celananya sampai lutut, Tomy tidak canggung menginjakkan kakinya di tanah berlumpur tersebut dan membenamkan tangannya di tanah agar bibit padi itu bisa tertanam.

Kabid Tanaman Pangan, Sudirman menjelaskan, bantuan benih padi yang disalurkan terdiri dari tiga jenis varietas yakni Mekongga, Ciherang, dan Inpari. Untuk musim tanam April-September total bibit bantuan mencapai 352 ton.

BACA JUGA:   Andi Utta Kembali Serahkan Gajinya kepada Guru Mengaji dan Imam Masjid

“Dengan adanya bantuan ini, Pemda ingin memastikan program pembangunan pertanian berjalan maksimal,” ungkapnya.

Program pertanian khusus bidang tanaman pangan berupa bantuan benih padi, jagung, kacang tanah, kacang hijau, dan kedelai.

Untuk merealisasikan program tersebut, distribusi bantuan benih dari pusat dan provinsi dipercepat sampai ke tingkat petani serta memastikan percepatan tanam.

“Kita ingin memastikan benih dan sarana lainnya tersedia tepat waktu dan juga melakukan monitoring secara berkala,” katanya.

BACA JUGA:   Sabtu-Minggu dan Libur Tahun Baru, Disdukcapil Bulukumba Tetap Buka Pelayanan

Sementara itu, Tomy Satria berharap program pemerintah mampu mendorong pertanian semakin baik. Para petani tak hanya terfokus pada pengadaan handtractor dan alsintan lainnnya.

“Misalnya pengolahan, pengemasan produk sampai pada pemasarannya,” ujarnya. (*)