RSUD Bulukumba Gelar Forum Konsultasi Publik dan Pemaparan Survei Kepuasan Masyarakat

oleh -118 views

BULUKUMBA, BERITA SELATAN.Com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Sulawesi Selatan. Menggelar Konsultasi Publik dan Pemaparan Survei Kepuasan Masyarakat, Jumat 29 Oktober 2021.

Acara yang digelar diaula pertemuan lantai 3 gedung IGD RSUD Bulukumba itu dihadiri oleh sejumlah undangan dari lintas sektor, yakni unsur pemerintah, legislatif, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, pemuka agama, organisasi kepemudaan, dan organisasi/lembaga sosial kemasyarakatan.

Dalam sambutannya Direktur RSUD Bulukumba, dr. H. Rizal Ridwan Dappi,Sp.OG (K).,M.Kes, menyampaikan terima kasih atas kehadiran para peserta dalam acara tersebut

Menurutnya RSUD Bulukumba memerlukan saran dan kritikan yang sifatnya membangun dari semua elemen masyarakat. Hal itulah yang mendasari diadakannya pertemuan hari ini.

“Selain memaparkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), tujuan pertemuan hari ini juga untuk menyerap saran dan masukan dari bapak/ibu semua,” tutur dr. H. Rizal Ridwan Dappi.

BACA JUGA:   KPU Bulukumba Masih Butuhkan 76 Kotak Suara, Ini Penjelasannya !!

Dalam konsultasi publik tersebut, dr. Rizal juga menyampaikan terkait lamanya waktu pasien dapat dilayani itu disebabkan karena pencarian Berkas Rekam Medik (BRM) yang masih manual sehingga memakan waktu.

“Insya allah jika tidak ada aral melintang sesuai dengan arahan Bapak Bupati Bulukumba tahun depan RSUD akan menjalankan sisten digitalisasi pelayanan, yakni melalui komputerisasi. Dimana seluruh data pasien akan disimpan dalam perangkat lunak, sehingga nantinya tinggal dilakukan pengimputan dan akan muncul secara otomatis, hal ini tentunya dapat memangkas dan mengefisienkan waktu tunggu dan periksa pasien”, imbuhnya

Selain itu dalam pertemuan yang digelar di lantai 3 tersebut mayoritas peserta menginginkan pemaparan hasil survei kepuasan masyarakat digelar sebanyak 2 kali dalam setahun sehingga nampak apa – apa saja dari elemen yang disurvei mengalami peningkatan ataupun penurunan.

BACA JUGA:   RSUD Bulukumba Batal Turun Kelas

“Kedepan kami menyarankan agar pertemuan serupa dapat digelar minimal 2 kali dalam setahun, bukan 1 kali saja. Tujuannya agar nampak elemen mana saja yang mengalami pergeseran baik itu peningkatan atau penurunan tingkat kepuasan,” kata Safiuddin dari forum Kabupaten Sehat dan juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Bulukumba.

Lebih lanjut Safiuddin juga menyarankan kepada manajemen RSUD untuk proaktif melakukan sosialisasi kemasyarakat terkait layanan yang dimiliki oleh rumah sakit. Terlebih lagi RSUD Bulukumba merupakan rumah sakit tipe B dan menjadi rujukan wilayah selatan – selatan Sulawesi Selatan.

Berbeda dengan Ketua Formap KIA Bulukumba, Muhajir,S.Pd yang menyoroti terkait perlunya pendistribusian tenaga/pegawai yang merata sehingga tidak ada pegawai yang rangkap jabatan agar pelayanan tidak terganggu ataupun terlambat.

Begitupula dengan Musafir yang juga perwakilan dari forum Kabupaten Sehat yang menyarankan kepada petugas dalam pemberian informasi harus jelas dan tepat sehingga pasien yang datang tidak kebingungan.

BACA JUGA:   Ingin Kabur Saat Dibekuk, Pelaku Curanmor dan Jambret Dihadiahi Timah Panas

Namun secara keseluruhan acara tersebut berlangsung dengan lancar dan sukses. Terkait dengan banyaknya saran dan masukan akan menjadi pertimbangan manajemen RSUD untuk mengambil kebijakan kedepan.

“Kami selaku manajemen RSUD Bulukumba menyampaikan terima kasih atas segala dukungan dan suppornya, tentunya rumah sakit ini bukan milik pribadi melainkan milik masyarakat Bulukumba yang ingin melihat maju kedepan dalam hal pelayanan,” kata dr. Rizal.

Turut Hadir dalam acara tersebut Zulkifli Zaiye (Anggota DPRD Kab.Bulukumba), Wadir Administrasi Umum dan Kepegawaian RSUD, Kabid Penunjang, Kabag Program, Humas dan Promkes, Kasubag Hukum, Kabag Keuangan, Kasubag Kepegawaian, Kasie Rawat Jalan dan Rawat Inap, Kasie Rawat Khusus.(**)