Rakor Perdana DPC APDESI Bulukumba Berpusat di Tanjung Bira, Berikut Jadwalnya !!

oleh -
PERTEMUAN. Pengurus APDESI Bulukumba menggelar pertemuan sebagai persiapan rakor perdana di Bira dalam waktu dekat ini. Pertemuan tersebut digelar di salah satu Warkop dalam kota Bulukumba.

BULUKUMBA, BERITA SELATAN, Com -Para pengurus DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) cabang Bulukumba dalam waktu dekat ini akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Perdana tahun 2019. Dalam rapat nanti rencananya dihadiri 109 Kepala desa (Kades) sebagai pengurus dan anggota APDESI dalam Kabupaten Bulukumba.
Acara rakor itu akan dipusatkan di Tanjung Bira Kecamatan Bontobahari, Rabu, 4 Maret 2019 mendatang.

BACA JUGA:   Program Kotaku Bentenge Ditandai dengan Pelatakan Batu Pertama

Koordinator acara Rakor Kades Bontobulaeng yang juga selaku Ketua DPC APDESI Bulukumba, M.Rais Abd Salam mengatakan, tujuan digelarnya acara tersebut untuk meningkatkan sinergitas dan kekompakan sesama Kades selaku pengurus APDESI maupun dengan pemerintah daerah.

“Saya mengajak agar pengurus APDESI, yakni para kades selaku pemerintah desa untuk bisa saling bersinergi dan kompak dalam memajukan desanya. Dalam hal usulan pembangunan di desa Jadi para Kades lah yang harus pandai-pandai mengusulkan proposal pembangunan serta bersinergi dengan pihak pemerintah baik tingkat kecamatan maupun kabupaten,guna kemajuan desanya.Terutama infrastruktur, pembangunan desa dan masalah sosial masyarakat lainya,” ungkapnya, Kamis, 28 Februari 2019.

BACA JUGA:   Dr Rizal Apresiasi Petugas Cleaning Service RSUD

Ditempat yang sama, Asrul Sani ( Sekum) juga menambahkan dengan rakor tersebut diharapkan para Kades lebih selektif dalam masalah alokasi dana, serta memilih dan mendahulukan kepentingan masyarakat dan pembangunan yang tengah mendesak.

“Para kades juga kami minta cerdas mengelola anggaran desa, yakni membuat pemetaan yang mana masuk prioritas dan skala prioritas dalam pembangunan,” tutupnya. (*)

BACA JUGA:   Hadiri Kampanye Paslon, Dua Oknum Sekcam Direkomendasi ke KASN

Editor : Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.