Program Satu Data dan Smart City Segera Hadir di Bulukumba

oleh -
Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Bulukumba, Daud Kahal.

BULUKUMBA,BERITASELATAN.COM – Dua program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba akan segera terealisasi melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian. Kedua program prioritas tersebut tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 yakni Satu Data Bulukumba dan Smart City.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Daud Kahal, mengatakan jika pihaknya saat ini intensif membahas program prioritas tersebut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan Komisi C DPRD untuk dukungan penganggaran.

Untuk langkah awal di APBD Perubahan 2023 dan APBD Pokok 2024, Bupati Bulukumba telah memberikan dukungan dalam rangka kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis bagi Admin Satu Data di seluruh OPD yang nantinya akan berperan dalam penginputan dan verifikasi data.

BACA JUGA:   Ranperda Perseroda Bulukumba Segera Dibahas

“Kami juga sudah mendapatkan fasilitas instalasi portal Satu Data, akun Wali Data dari Sekretariat Satu Data Indonesia, serta fasilitasi Claud dari Pusat Data Nasional melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika,” terang Daud Kahal.

Ditambahkan bahwa saat ini sementara dalam proses penginputan data yang diperoleh dari seluruh OPD, dan direncanakan bulan November nanti akan launching pada saat pelaksanaan sosialisasi dan bimtek Admin SDI, dan untuk selanjutnya data tersebut dapat dibagi pakaikan.

BACA JUGA:   Pembangunan Bandar Udara di Bulukumba Dalam Proses Pembebasan Lahan

Sementara untuk Smart City juga mulai diinisiasi melalui pembentukan forum Smart City yang melibatkan seluruh stakeholder pemerintah daerah, keterwakilan masyarakat, lembaga vertikal BUMN/D, serta tim kreatif yang nantinya akan menjadi bentuk penguatan dalam rangka kolaborasi.

“Tahun depan akan disusun dokumen Smart City yang akan diperkuat dengan Peraturan Bupati Bulukumba, dan memuat beberapa dokumen yakni analisis strategis, master plan, dan exam master plan Smart City,” jelas Daud

BACA JUGA:   Terdampak Covid, 10 Ribu KK dapat Bantuan Pemerintah

Dalam tahap awal, pihaknya kata Daud akan banyak berkoordinasi dengan pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika, oleh karena ini akan dijalankan secara mandiri, tidak melalui pendampingan, demikian pula beberapa praktisi dan ahli Smart City telah memberikan banyak masukan.

“Rencana akan kami beri nama Bulukumba Panrita Kota Cerdas,” kata Daud Kahal.

Dengan konsep kota cerdas ini nantinya, akan dapat mendorong kemajuan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan dan terpercaya.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.