Ini Daftar 9 Panelis Debat Cawapres, dari Akademisi hingga Budayawan

oleh -
Ketua KPU RI/Arief Budiman

JAKARTA, BERITA SELATAN, Com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat menetapkan sembilan panelis debat ketiga pilpres yang akan diikuti dua calon wakil presiden, yakni Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno. Sembilan nama tersebut berasal dari kalangan akademisi, LSM, hingga budayawan. Seluruhnya punya latar belakang yang berkaitan dengan tema debat, yaitu pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Ke-sembilan panelis dipilih oleh KPU.

Sebelum ditetapkan, rekam jejak calon panelis ditelusuri oleh kedua tim kampanye paslon, untuk memastikan yang bersangkutan independen dan ahli dalam bidangnya. “Ada sembilan nama panelis,” kata Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Maret 2019.

BACA JUGA:   Bersama 47 Kepala Daerah, Bupati Bulukumba Komitmen Bangun Mal Pelayanan Publik

Penyusunan pertanyaan debat, panelis akan lebih dulu mengikuti Focus Group Discussion (FGD) yang digelar KPU. Setelah FGD selesai, panelis akan merumuskan pertanyaan debat. “Untuk FGD, KPU mengundang 9 panelis dan teman-teman NGO, tokoh masyarakat yang bergerak di lima tema itu. Moderator juga kita undang,” ujar Arief. “Setelah FGD selesai mereka langsung merumuskan pertanyaan, dilanjutkan penandatanganan pakta integritas,” sambungnya. (*)

BACA JUGA:   Inacraft 2023, Dekranasda Bawa 5 Pengrajin Bulukumba

Debat ketiga pilpres akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu, 17 Maret mendatang.

Berikut sembilan nama panelis debat ketiga pilpres:
1. Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar periode 2018-2022. Guru Besar Sosiologi Unhas
2. Prof. Dr. Chairil Effendy MS, Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak Periode 2007- 2011. Profesor Sastra Untan (bidang sastra Nusantara, pegiat budaya)
3. Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng, Rektor Unsyiah Periode 2018-2022
4. Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. KH. Yudian Wahyudi
5. Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, Prof. Subhilhar, MA, Ph.D
6. Sastrawan dan budayawan, Radhar Panca Dahana
7. Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah
8. Ketua Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI periode 2018-2021) yang juga dosen Universitas Airlangga, Prof Dr David S Perdanakusuma dr Sp BP-RE(K)
9. Rektor Universitas Diponegoro periode 2019-2024, Prof H Yos Johan Utama SH M.Hum.

No More Posts Available.

No more pages to load.