Andi Badi Sommeng Nahkodai Ketua KKB

oleh -

BULUKUMBA, BERITA SELATAN, Com -Sebulan lebih pasca pelaksanaan Musyawarah Besar Kerukunan Keluarga Bulukumba (KKB) dalam memilih ketuanya dan pengurusnya yang baru, Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto melantik dan mengukuhkan ratusan pengurus KKB bertempat di Kampung Anda Resort Pantai Bira, Sabtu malam, 27 April 2019.

Pada surat keputusan yang dibacakan, ratusan orang Bulukumba yang berada di luar Bulukumba masuk dalam jajaran pengurus periode 2019-2024 yang terdiri dari unsur dewan penasehat, dewan pembina, dewan pakar, ketua umum, sekretaris umum, bendahara umum, serta pengurus departemen.

Adapun yang terpilih dan dikukuhkan sebagai Ketua Umum KKB yaitu H Andi Badi Sommeng, Sekretaris Umum, Dr. Hendra Pachri, dan Bendahara Umum, Hj Andi Harliah Patunru.

Ketua Panitia Muh Carda Patawari menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan kepada KKB hingga membantu fasilitas pelaksanaan pengukuhan pengurus yang dirangkaikan dengan rapat kerja.

BACA JUGA:   Pentingnya Memperhatikan Hal ini Jika Berkunjung Ke RSUD Bulukumba

Dikatakannya, selama dua hari di Bulukumba, pihaknya akan melakukan beberapa kegiatan, seperti bersih-bersih pantai, penanaman pohon, mengunjungi kawasan Adat Ammatoa Kajang, kemudian lanjut anjangsana ke panti asuhan di Tanete Bulukumba.

“Kita juga akan wisata kuliner, ikan lawara di Kajang,” bebernya.

Ketua Umum KKB, Andi Badi Sommeng mengungkapkan, KKB berdiri sekitar 16 tahun yang lalu yang saat itu dirinya selaku sekretaris mendampingi ketuanya Andi Mappigau Samma.

Menurutnya tujuan pembentukan KKB tidak lain bagaimana kita bersilaturrahim dengan keluarga atau sesama orang Bulukumba yang berada di rantauan.

“Boleh berbeda pendapat, tapi kita harus tetap rukun dan damai,” kunci Badi Sommeng yang merupakan pejabat di Pemkot Makassar ini.

BACA JUGA:   Pemkab Bulukumba Tanggung Biaya Perawatan Anak Pramuka Korban Laka Lantas

Orang Bulukumba yang tinggal di Makassar, lanjutnya kurang lebih 27 ribu orang, bahkan secara keseluruhan lebih banyak lagi orang Bulukumba yang tinggal di daerah rantauan lainnya.

“Catatan kami, jumlah orang Bulukumba jadi guru di Makassar ada sekitar 480 orang, belum lagi yang tercatat berstatus professor kurang lebih 30 orang. Semua professor ini mengajukan diri menjadi dewan pakar,” ungkapnya.

Sementara, Wabup Bulukumba, Tomy Satria Yulianto dalam sambutannya menyambut baik dan mengapresiasi keberadaan pengurus Pusat Kerukunan Bulukumba. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Umum dan para pengurus yang dilantik.

Menurut Tomy Satria peranan masyarakat dalam membangun daerah sangat diharapkan. Maka dengan itu Pemerintah Kabupaten Bulukumba mengajak Kerukunan Keluarga Bulukumba (KKB) bersama-sama membangun dan memajukan Bulukumba yang kita cintai ini.

BACA JUGA:   Momentum HKN ke 59, Bupati Andi Utta Resmikan RSUD Pratama Tanete

“Kehadiran KKB adalah wujud refleksi betapa pentingnya ada Paguyungan atau lembaga bagi orang-orang Bulukumba yang ada di perantauan sehingga kehadiran KKB dapat membawa energi baru sebagai wujud komitmen masyarakat Bulukumba yang ada di perantauan,” imbuhnya.

Lanjut Tomy menyampaikan bahwa pembentukan KKB ini adalah wujud pengabdian dan kontribusi kita terhadap kabupaten dan tanah kelahiran. Dirinya berharap keberadaan KKB menjadi organ yang dapat memberikan dokumen atau kertas posisi kepada pemerintah daerah terkait bagaimana membangun Bulukumba untuk masa mendatang.

“Pemerintah daerah sangat terbuka menerima masukan multidisiplin dari KKB, mulai dari sektor perencanaan kota, pertanian, industri, pariwisata, dan sektor lainnya,” pintanya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.