Wabup Edy Manaf Serahkan Bantuan Baznas

oleh -66 views

BULUKUMBA, BERITA SELATAN.Com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bulukumba menyalurkan bantuan kepada beberapa pihak penerima (Mustahik). Diantaranya kepada penerima bantuan penyelesaian studi, bantuan pendidikan, bantuan renovasi masjid dan bantuan pondok pesanteran Tahfidz Quran.

Didampingi Ketua Baznas Bulukumba HM Yusuf Shandy, penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Bulukumba Edy Manaf di Kantor Bupati, Rabu 30 Juni 2021.

Wabup Edy Manaf mengapresiasi keberadaan Baznas yang setiap saat hadir menjawab permasalahan yang dihadapi warga Bulukumba, baik itu masalah, sosial, pendidikan, kesehatan maupun untuk membantu kegiatan keagamaan di Kabupaten Bulukumba.

BACA JUGA:   Andi Utta Resmi Dilantik Ketua Mabicab, Edy Manaf Sebagai Ketua Kwarcab

Ia berharap agar masyarakat Bulukumba mempercayakan pengelolaan zakat, infaq dan sedekahnya kepada Baznas Bulukumba. Meski ia menyadari bahwa tantangan tersebut masih terasa berat.

“Kita ini adalah mayoritas Islam, tapi untuk mengumpulkan zakat infaq untuk membantu dan memberdayakan masyarakat miskin belum terlalu maksimal,” bebernya

Wabup Edy Manaf mencontohkan, perilaku yang jika ke masjid hanya membawa uang dua ribu, tapi giliran masuk di Mall bisa menghabiskan lebih dari seratus ribu.

BACA JUGA:   Bupati Bulukumba Terima 375 Mahasiswa Peserta KKN Unhas

“Pemerintah daerah akan berupaya membantu agar potensi zakat kita di Bulukumba ini dapat kita maksimalkan,” ungkapnya.

Sementara itu, HM Yusuf Shandy mengemukakan bahwa hingga bulan Juni, dana zakat mal yang sudah terkumpul sebanyak 1,3 milyar rupiah dari target tahun ini sebesar 2,4 milyar dan itu di luar zakat fitrah.

Penyaluran bantuan tersebut, lanjutnya adalah bagian dari program bantuan bidang pendidikan dan dakwah.

BACA JUGA:   Pelayanan Pajak Kendaraan di Samsat Bulukumba Tetap Buka Saat Libur Lebaran

“Yang kita serahkan ini, ada bantuan untuk menyelesaiaan studi doktoral dari adik kita Al Bazzar. Ada juga bantuan penyelesaian studi kepada adik Siti Fatimah yang merupakan penyandang disabilitas,” bebernya.

Kedua anak ini, kata Yusuf Shandy memberikan motivasi dan inspirasi atas semangat belajar meski dalam kondisi keterbatasan. (**)