Utamakan Jerigen, SPBU Milik H Hamzah di Caile Bulukumba Menuai Sorotan

oleh -2.118 views

BULUKUMBA, BERITA SELATAN, Com -Salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jl. Kusuma Bangsa Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba menuai sorotan dari warga lantaran lebih mengutamakan jerigen.

Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite dan premium dengan menggunakan jerigen kerap terlihat setiap hari dan mengakibatkan antrian panjang sehingga membuat tidak nyaman pengendara yang hanya sebatas mengisi bahan bakar untuk kendaraannya.

Bahkan, Salah seorang warga Gantarang, Irwan mengaku, beberapa pengendara harus menunggu antrian lama karena petugas SPBU tersebut mengutamakan pengisian jargen.

BACA JUGA:   SD dan SMP di Ujung Bulu Akan Dibuka Secara Terbatas

“Lama sekali saya antrinya, para petugas mendahulukan pengisian jarigen yang di bawa oleh masyarakat atau penjual BBM eceran. ” Kata Irwan, Senin, 14 Januari 2019.

Tentu saja dengan aktifitas tersebut, berdampak bagi para pembeli yang hanya ingin mengisi tangki motor saja. Terutama harus menunggu lama dan menghabiskan waktu hanya untuk menunggu antrian.

Bukan hanya Irwan bahkan warga lainnya, Rizal yang ikut antri membenarkan hal tersebut, menurutnya, bukan hanya pertama kalinya SPBU Caile melakukan hal ini yang kerap mendahulukan pembeli jerigen.

BACA JUGA:   Dr Rizal Apresiasi Petugas Cleaning Service RSUD

“ Saya minta pihak SPBU jangan lagi melakukan hal ini, jangan kita di suruh antri baru jarigen di utamakan,” kata Rizal yang juga antri di SPBU Caile.

Bahkan Ia meminta agar pihak Pertamina memberikan pengawasan ketat kepada SPBU nakal yang mengutamakan pengisian jerigen,”ujarnya

Apalagi sesuai aturan berdasarkan  Peraturan Presiden No 15 tahun 2012 tentang harga jual eceran dan konsumen pengguna jenis bahan bakar minyak tertentu sudah jelas regulasinya. Tak terkecuali larangan SPBU tidak boleh melayani konsumen dengan menggunakan jerigen dan menggunakan mobil yang sudah dimodifikasi serta menjual ke pabrik-pabrik industry home atau rumahan dan industry untuk mobil-mobil pengangkut galian C (pasir-pasir)” ujarnya.

BACA JUGA:   Bersama Samawah, BAZNAS Kembali Berbagi Makanan

Sementara pengelolah SPBU Caile , Rahmat mengatakan kalau saat itu memang di dahulukan jerigen daripada kendaraan yang antri, namun untuk yang lebih jelasnya bisa ketemu langsung oleh pihak manager SPBU.

“ Saya tidak terlalu tau bagaimana mekanisme pengisian BBM di SPBU silahkan tanya bapak saya” ujar Rahmat yang merupakan anak dari H. Hamzah pemilik SPBU Caile. (*)