Tim PLN Bulukumba Berjuang Lakukan Aksi Kemanusiaan Pulihkan Listrik di Desa Pangi

oleh -

LUWU, BERITA SELATAN.COM – Sebuah tim dari Unit Percepatan Penanganan Bencana Banjir (UP3) PLN Bulukumba sedang berjuang di Desa Pangi, Kabupaten Luwu untuk memulihkan jaringan listrik yang terdampak akibat bencana banjir, Sabtu 11 Mei 2024.

Manager PLN UP3 Bulukumba, Agus Priyanto mengatakan, tim telah tiba di lokasi sejak hari pertama bencana melanda, dan segera memulai upaya pemulihan dengan melakukan pendataan terhadap jaringan dan tiang listrik yang roboh atau rusak.

Berdasarkan inspeksi di Desa Pangi, tim melaporkan kondisi yang mengkhawatirkan. Terdapat 24 titik longsor dan menghalangi akses jalan bagi kendaraan bermotor.

BACA JUGA:   Harumkan Nama Selayar, Agustini Raih Juara 1 Lomba Khath Al-Qur'an Golongan Naskah

Tim bahkan harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 8 kilometer dari titik awal hingga ujung untuk mencapai daerah terdampak.

Berikut adalah beberapa data yang berhasil dikumpulkan oleh tim:

Aset Terdampak:

1. Titik Pertama
– Tiang beton tumbang: 1 batang
– Kebutuhan Material: Tiang besi (1 batang, konstruksi aspan ganda)

2. Titik Kedua
– Tiang besi miring
– Kebutuhan Material: Topang tarik (1 set), arm tee (1 buah)

3. Titik Ketiga
– Tiang beton tumbang: 5 batang
– Tiang beton patah ujung: 1 batang
– Tiang besi miring: 2 batang (bisa ditegakkan kembali)
– Kebutuhan Material: Tiang besi (6 batang), konstruksi tumpu ganda (3 set), konstruksi tumpu tunggal (1 set), topang tarik (3 set)

BACA JUGA:   Disaksikan Bupati Bulukumba, Herfida Attas Wakili Peserta PKN Sampaikan Kesannya
Advertisement

4. Titik Keempat
– Konduktor tertimpa pohon: 1 titik
– Kebutuhan Material: Penebangan pohon

5. Titik Kelima
– Tiang beton tumbang: 3 batang
– Tiang besi bengkok: 3 batang
– Tiang besi tumbang: 1 batang
– Kawat jatuh dari isolator: 1 titik
– Tiang miring: 3 batang (bisa ditegakkan kembali)
– Konduktor tertimpa pohon: 1 titik

BACA JUGA:   Besok, Pengurus Forhati Bulukumba Dikukuhkan

– Cross arm miring: 1 titik
– Kebutuhan Material: Tiang besi (6 batang), konstruksi aspan ganda (2 set), konstruksi aspan kali (1 set), konstruksi tumpu tunggal (2 set), konstruksi tumpu ganda (1 set), topang tarik (5 set)

Meskipun kondisi medan yang berat namun Agus Priyanto, berharap semua pihak dapat mendoakan agar pemulihan dapat segera diselesaikan.

“Kami berharap doa dari semua pihak agar pekerjaan kami dapat segera terselesaikan,” ungkapnya.

Ini adalah upaya kolaboratif yang membutuhkan dukungan semua pihak agar daerah ini dapat segera kembali normal.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.