PAPDESI Desak Polisi Usut Prestiwa Kantor Desa Balibo yang Diserang OTK

oleh -576 views
Sejumlah kepala Desa melakukan rapat koordinasi membahas prestiwa yang terjadi di Kantor Desa Balibo yang diserang kotoran hewan oleh OTK.

BULUKUMBA, BERITA SELATAN.Com – DPD Persatuan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia ( PAPDESI ) Kabupaten┬áBulukumba mendesak pihak kepolisian agar menindaklanjuti prestiwa yang terjadi kantor Desa Balibo Kecamatan Kindang, Bulukumba, Selasa malam, 23 Maret 2021 lalu.

Ketua Plt DPD PAPDESI Kabupaten Bulukumba, Andi Ali Rote mengatakan, prestiwa penyerangan OTK ini jelas tidak boleh dibiarkan begitu saja, aparat harus bertindak menyelidiki siapa pelaku dan dalangnya.

“dalam kasus yang terjadi tidak menutup kemungkinan ada dalangnya atau yang memberikan ruang sehingga pelaku dengan leluasa melakukan perbuatan yang tidak terpuji,” kata Ali Rote kepada Wartawan, Kamis, 25 Maret 2021.

Pihaknya juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah kepala desa dan sepakat mendesak pihak kepolisian mengusut tuntas prestiwa ini.

“Kami minta aparat agar segera menyelidiki penyerangan kantor Desa Balibo sebab ini sudah keterlaluan dan pelaku harus disanksi sesuai dengan perundang undangan sebab ini merupakan tindakan kriminal,” katanya.

BACA JUGA:   Ratusan Massa Serbu Kantor Bupati Bulukumba

Bila tidak Direspon, maka kata dia, akan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Bulukumba. Sebab kata dia, jangan sampai prestiwa serupa kembali terulang di kantor desa lainnya.

“Kami minta aparat Polsek Kindang untuk turun melakukan penyelidikan, jika tidak digubris maka kami sepakat untuk sampaikan prestiwa ini ke Mapolres Bulukumba,” kata Ali Rote yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Bontotangnga.

“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak PMD Kabupaten Bulukumba terkait dengan hal ini sehingga memang butuh penanganan serius dari pihak kepolisian,” tambahnya.

Sementara Kapolsek Kindang, Iptu Muhammad Ali S.Pdi mengatakan terkait penyerangan OTK di kantor Desa Balibo sementara dalam penyelidikan termasuk menelusuri pelaku dan motifnya sampai mengotori kantor tersebut.

BACA JUGA:   12 Pelajar SMA Wakili Bulukumba Lomba PIRNas di Banyuwangi

“saya jelaskan bahwa tidak ada penyerangan, yang ada yaitu adanya oknum yang mengotori kantor Desa dengan tai hewan ternak sapi, sekarang sementara kami selidiki siapa pelaku dan apa motif sampai mengotori kantor Desa Balibo dengan tai Sapi. setiap perkembangan yang ada akan kami infokan ke rekan media,” ungkapnya.

Sebelumnya, prestiwa penyerangan tersebut berupa hamburan kotoran ternak (tai sapi), kotoran ternak itu dihambur mulai di lobby, ruang kerja staf hingga ruang kepala desa. Bahkan sesuai terdapat beberapa kotoran ternak sampai ke meja kerja.

Akibatnya, kantor desa Balibo itu berbau dan aktivitas pelayanan terhadap masyarakat ikut terganggu.

BACA JUGA:   Penderita HIV/AIDS di Bulukumba Mencapai 251 Kasus

Sementara, Kades Balibo Hj. Darmawati mengatakan bahwa perbuatan pelaku ini sangtalah tidak terpuji.

“Ini perbuatan tidak terpuji, jika memang ada yang tidak menyukai saya boleh saja. Tapi bukan begini caranya”, kesal Hj. Ida sapaan karib Hj. Darmawati.

Lebih jauh Hj. Ida, ia megatakan bahwa pada pukul 16.00 sore kemarin, dirinya beserta stafnya baru meninggalkan kantor desa dan mengunci semua pintu.

“Semua pintu saya sudah kunci, tapi pelaku masuk kantor desa dengan membobol pintu lalu melancarkan aksi brutalnya,” cetusnya.

Lantaran kesalnya karena kerab di perlakukan tidak wajar selama menjabat kades, Hj. Ida melaporkan insiden tidak terpuji itu ke Polsek Kindang.

“Saya sudah melapor ke Polsek, besar harapanku polisi bisa bekerja profesional dan menangkap pelakunya. Siapapun dia,” harapnya. (**)