Kedua Kalinya, Galapagos Rebut Juara PPAKN Sulsel

oleh -1.338 views

BULUKUMBA, BERITA SELATAN, Com – Galapagos Fighter kembali meraih juara kelas titanium bintang lima yang kedua kalinya kebawah pulang piala bergilir Perkumpulan Penghobi Ayam Kontes Nusantara (PPAKN) Sulsel.

Owner Galapagos Fighter Bulukumba Muh Arti Kurniawan menempatkan ayam Killer di perebutan kelas bintang lima dengan berhadapan Target dari TSM Kabupaten Maros minggu 4 Agustus 2019.

“Kita ketemu penantang target dari TSM Maros setelah disepakati akhirnya ayam kita bertemu di arena dan akhirnya kita menang point mutlak” Ujar Arty.

Menurut Arty dalam kontes ayam laga kali ini Galapagos Fighter sebagai juara bertahan menurunkan ayam dan alhasil semua amunisi ayam yang di turunkan di kontes ayam laga kali ini berhasil merebut juara.

BACA JUGA:   Sambangi Tokoh Masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Balleanging Sampaikan Ini

Menurut Arty kalau ayam yang di beri nama Si Killer menang mutlak poin pada ronde pertama sampai ketiga. Killer memiliki kelebihan pukulan ke arah vital lawan.

Dalam kontes setiap satu rondenya 20 menit. Ini menjadi prestasi kedua kalinya untuk kelas bintang lima dan alhasil piala bergilir PPAKN Sulsel kembali ke Bulukumba untuk kedua kalinya.

BACA JUGA:   Aiptu Suprianto Berikan Imbauan Terhadap Warga di Pasar

Dengan meraih juara pada kejuaran kontes ayam laga yang di adakan di ini Mall Daya Grand Square Makassar , Si Killer menjadi sorotan. Banyak yang menawar dengan harga fantastis. Mulai dari jutaan sampai puluhan juta. Penawarnya dari berbagai daerah, yang ikut dalam kontes ayam laga tersebut.

“Killer adalah murni ayam lokal jenis BK kalsik yang di adopsi oleh tim Galapagos dan menjadi pilihan untuk di turunkan dalam kelas bintang lima perebutan Piala bergilir PPAKN Sulsel ” Kata Arty yang juga pengusaha muda Bulukumba ini.

BACA JUGA:   Diduga Melanggar, DPRD Bulukumba Panggil Sejumlah Pemilik Tambak

Arty menjelaskan, untuk menjadikan ayamnya juara pada kontes, dilakukan perawatan dengan baik. Mulai dari olahraga, mandi dan menjemur. Tak lupa, untuk memberikan tenaga dan menjaga stamina, diberikan asupan suplemen yang seimbang. “ungkapnya.

Arty berharap PPAKN Sulsel bisa kembali menyelenggarakan kejuaraan nasional. Karena, kegiatan kontes ayam laga ini ini bukan sebuah judi, melainkan kontes penghobi ayam dan merupakan ajang silaturahmi dengan para penhoby ayam di Sulsel,” tutupnya. (One)