Kasus Eril Cikas, Polres Bulukumba Audiensi dengan Anggota DPRD dan Cipayung Plus Bulukumba

oleh -

BULUKUMBA, BERITA SELATAN.Com – Cipayung Plus Bulukumba bersama Perempuan Bangsa melakukan audiensi dengan Polres Bulukumba, yang diterima langsung oleh Kapolres Bulukumba, Kamis, 16 Desember 2021.

Bertempat di ruang gelar perkara Sat Reskrim Polres Bulukumba, Cipayung Plus Bulukumba yang terdiri dari perempuan yakni Kohati PC HMI Bulukumba, IMMAWATI PC IMM, KOPRI PC MII dan Akbit Tahira Bulukumba melakukan audiensi dengan pihak Polres Bulukumba terkait dengan beredarnya sebuah video pada media sosial yang dilakukan oleh Eril Cikas salah seorang pedagang gorengan yang mana dalam video tersebut di duga telah menyinggung kaum perempuan.

Dalam audensi tersebut turut hadir pula A.Soraya Widya Sari,S,IP, selaku pembina Perempuan Bangsa yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Bulukumba fraksi PKB.

Para peserta audensi diterima langsung oleh Kapolres Bulukumba AKBP Suryono Ridho Murtedjo, S.IK., M.Si yang didampingi oleh kasat Reskrim IPTU Muhammad Yusuf.

Dalam audiensi tersebut pihak perwakilan Cipayung Plus Bulukumba meminta kepada pihak Kepolisian Bulukumba agar memberikan keterangan terkait tentang sejauh mana proses yang telah dilakukan terkait dengan permasalahan yang telah di perbuat oleh Eril Cikas dan meminta kepada pihak Polres Bulukumba agar setiap permasalahan yang ditangani dapat memberikan informasi yang resmi, sehingga tidak tergiring opini yang dapat menjadi bomerang.

BACA JUGA:   Diantar Warga dan Kerabat, Tomy Satria Ziarah ke Makam Kakeknya Kr. Boto Dg. Pabeta

Sementara A.Soraya Widya Sari, S,IP dalam penyampaiannya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Bulukumba beserta jajarannya yang telah menerima kami dalam kegiatan audensi ini. Dalam pertemuan ini adalah memiliki niat yang sama.

“Saya selaku perwakilan rakyat di DPRD, mewakili perempuan di DPRD, apa yang akan disampaikan hari ini adalah bagaiman upaya upaya yang perlu dilakukan sehingga tidak ada lagi kekerasan atau diskriminasi yang menimpa kaum perempuan di Bulukumba, khususnya kasus yang viral baru – baru ini, Kami menitpkan kepada Bapak Kapolres beserta jajaran agar menegakkan keadilan se adil adilnya di Kabupaten Bulukumba,” kata Andi Soraya.

Didepan peserta audensi, A.Soraya Widya Sari, S,IP juga menitip pesan agar bersabar terkait dengan permasalahan Eril Cikas, tidak bisa memaksakan karena ada proses namun meminta kepada pihak Polres Bulukumba agar kiranya dapat menjadi perhatian terhadap kasus ini.

BACA JUGA:   BAZNAS Dirikan Tenda untuk Pengungsi di Herlang

Sementara Kasat Reskrim Iptu Muhammad Yusuf menjelaskan terkait kasus video viral Eril Cikas yakni, setelah melihat video tersebut di media sosial sehingga telah melakukan penyelidikan benar tidaknya terjadi hal hal seperti itu.

“tindakan kami sampai saat ini kami akan terus berusaha untuk menghadirkan Eril di Polres Bulukumba dan telah dilakukan komunikasi menyampaikan bahwa dirinya (Eril) berada di Kecamatan Gantarang dan berjanji akan hadir pada hari ini di Polres Bulukumba,” katanya.

Selanjutnya, bila Eril telah hadir maka akan diminta keterangannya terkait maksud dan tujuan membuat video tersebut. Sementra untuk diperosesnya ke depan akan melakukan sejumlah langkah termasuk koordinasi dengan ahli ITE dan ahli bahasa, karena ada beberapa statement / peryantaan atau kalimat – kalimat yang memerlukan penjelasan dari maksud kata – kata tersebut dan hal tersebut harus melalui penjelasan ahli bahasa.

BACA JUGA:   Takbiran Keliling Sambut Idul Adha di Bulukumba

“Kedatangan adek adek disini, mungkin menginginkan hal ini dapat berproses dan apa yang diharapkan adek adek adalah harapan kami juga, tapi itu semua butuh proses dan langkah langkah penyelidikan, karena kami diatur oleh aturan yang ada, kami tidak serta merta harus menetapkan tersangka tapi kami harus melalui peroses dan tahapan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut Kapolres Bulukumba AKBP Suryono Ridho Murtedjo, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta audiensi yang telah hadir.

“Saya menyambut baik apa yang telah dilakukan hari ini dengan harapan apa yang ada dilakukan hari dapat menemukan solusi terkait dengan permalahan perempuan dan anak. Apa yang ada di Polres merupakan ibarat sudah dihilir, saya mengajak adek – adek semua, bersama tokoh – tokoh agama, tokoh masyarakat, apa yang terjadi ini pasti ada akar permasalahannya dan akan ditindak sesuai dengan aturan,” kata Kapolres. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.