BULUKUMBA, BERITA SELATAN, Com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bulukumba meminta masyarakat agar merayakan pesta tahun baru dengan suasana yang berbeda dan bernuansa religius.
Menurutnya, perayaan pergantian tahun ada baiknya dilakukan dengan suasana religius seperti mengadakan pengajian baik secara berkelompok maupun individual di masjid atau di rumah masing-masing sehingga lebih berfaedah dan bermanfaat.
“Kan bagus kalau pergantian tahun dirayakan dengan nuansa religius. Apapun kegiatannya asalkan bisa mendatangkan pahala,” ungkap ketua MUI Kabupaten Bulukumba, H. Tjamiruddin, Minggu, 30 Desember 2018.
Menurutnya, bakar bakar petasan dan sejenisnya banyak sisi negatifnya karena dapat membahayakan jika tidak terkontrol dengan baik. Utamanya kata dia, bagi orang tua wajib menjaga anak anaknya jangan sampai berada di luar rumah melakukan hal hal yang tidak diinginkan pada momen pergantian tahun.
“Bagi orang tua juga wajib menjaga anaknya, jangan sampai berada di luar rumah merayakan pesta tahun baru dengan petasan. Nah ini yang harus dijaga untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” bebernya.
Pihaknya berharap momen pergantian tahun ini sekiranya diisi dengan pelbagai amalan dan segala doa terbaik mengawali 2019. (Nin)