Ekal Guru Honorer yang Memilih Kembangkan Usaha di Masa Pandemi

oleh -408 views

BULUKUMBA, BERITA SELATAN.Com – Mudassir salah satu guru honorer di Bulukumba memilih kembangkan usaha lantaran selama masa pandemi tak begitu aktif melakukan pembelajaran secara langsung di ruang kelas tempatnya mengajar.

Guru Honorer SMK TI Bulukumba di masa pandemi ini lebih fokus mengembangkan usaha yang diberi nama Ekal Studio yang dirintisnya sejak 2014 lalu. Kisah Mudassir membawa hikmah tersendiri di masa pandemi ini.

Diakuinya, Ekal Studio yang menerima jasa make up nikahan, Salon dan SPA itu selama pandemi meraup keuntungan yang lumayan besar. Khusus salon dan SPA itu dalam seharinya bisa meraih kocek hingga jutaan rupiah.

BACA JUGA:   Tim Evaluator KemenPan-RB Kunjungi RSUD Bulukumba

“Selama Corona saya lebih banyak meluangkan waktu kembangkan usaha. Alhamdulilah lebih banyak keuntungannya. Beda sewaktu masih aktif mengajar,” ungkap Owner Ekal Studio, Mudassir, Kamis, 5 November 2020.

Namun, Mudassir yang biasa disapa Ekal tak menampik bahwa profesinya sebagai guru merupakan cita citanya sejak kecil. Namun karena masa pandemi sehingga keadaan mendesaknya untuk terjun langsung mengembangkan usaha.

BACA JUGA:   Amrullah : Caleg Wajib Tahu Fungsi DPRD ( Pengawasan, Anggaran dan legislasi)

“Ternyata kalau kita tekuni yang namanya usaha itu hasilnya juga maksimal. Karena waktu masih aktif mengajar di sekolah saya percayakanji ke karyawanku itu pun dulu kebanyakan tutupnya,” curhatnya.

Bahkan kata Ekal, untuk memberikan pelayanan memuaskan kepada pelanggan dirinya sudah memiliki dua karyawan. Padahal sebelum Covid melanda Ia hanya bisa mempekerjakan satu orang karyawan.

BACA JUGA:   Catatan 57 tahun Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (14 Maret 1964- 14 Maret 2021)

“Secara pribadi ada tong kurasa hikmahnya ini Corona karena saya terjun langsung kembangkan usaha dan untungnya pun terbilang lumayan,” tuturnya.

Ditanya soal pilihan jadi guru atau tetap kembangkan usaha. Ia pun mengaku akan tetap jadi guru namun juga serius mengambangkan usaha ke depannya sekali pun telah aktif mengajar. (**)