34 rumah mengalami rusak Parah Akibat Amukan Puting Beliung

oleh -
Kepala BPBD Bulukumba : Akrim A. Amir

BULUKUMBA, BERITA SELATAN, Com – Pasca angin puting beliung melanda Kabupaten Bulukumba, tercatat sebanyak 34 unit rumah warga di sejumlah wilayah desa dan kecamatan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami kerusakan akibat angin puting beliung.

34 unit rumah tersebut tersebar di delapan kecamatan di Bulukumba dan belum termasuk di Kecamatan Kindang. Namun di kecamatan Kindang sendiri masih dihimbau untuk waspada dimana wilayah tersebut masuk kategori rawan longsor.

BACA JUGA:   Apel Senin, Andi Utta dan Edy Manaf Pamit untuk Kembali Ikut Kontestasi Pilkada

“Kami masih terus mendata jumlah rumah yang rusak dan data sementara sebanyak 34 unit rumah yang rusak diterjang puting beliung Selasa, 29 Januari 2019 lalu” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba, Akrim A. Amir, Kamis, 31 Januari 2019.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selain 34 unit rumah warga rusak atap dan dindingnya juga terdapat tiga unit sekolah yang mengalami kerusakan di Kecamatan Herlang.

BACA JUGA:   Desa Taccorong Jadi Sasaran Pengukuran dan Publikasi Data Stunting

Menurut Akrim bahwa masih sementara menginventaris jumlah kerusakan dan nantinya dilaporkan oleh aparat desa dan lurah masing-masing jenis kerusakannya. Dia pun menambahkan ada 3 relawan yang disiapkan di masing masing kecamatan untuk memudahkan pendataan korban bencana angin puting beliung.

Advertisement

Ia juga mengingatkan bahwa di Bulukumba selain potensi angin puting beliung juga potensi banjir adapun wilayah yang dianggap rawan banjir seperti Kecamatan Ujungloe dan Kecamatan Gantarang.

BACA JUGA:   Kapolsek Bonto Tiro Pimpin Pengamanan Kampanye di Kelurahan Ekatiro

A.Akrim menambahkan, selain banjir juga ada wilayah dianggap rawan abrasi termasuk daerah pesisir seperti Kecamatan Ujungbulu, Ujungloe dan Gantarang.”tutupnya. (*)

Advertisement

No More Posts Available.

No more pages to load.