Tokoh yang Satu Ini Inginkan Pemuda Ikut Bertarung di Pilkades Tamaona

oleh -1.637 views
Tokoh Pemuda, Muh. Ramli.

BULUKUMBA, BERITA SELATAN, Com – Salah satu tokoh Pemuda di Tamaona, Kecamatan Kindang, Bulukumba menginginkan pemuda turut bertarung pada pemilihan kepala desa (Pilkades) 2020 mendatang.

Meski masih terbilang lama, namun momen Pilkades tersebut nampaknya sudah mulai jadi perbincangan hangat ditengah tengah masyarakat atau kaum pemuda. Seperti halnya di Desa Tamaona Tokoh pemuda mulai sibuk menyaring pemuda yang bakal didorong masuk bertarung pilkades.

Buktinya, salah seorang Tokoh Pemuda Tamaona, Muh.Ramli S.H yang akrab disapa Prof Molly itu mengatakan dirinya siap mendorong dan menyukseskan pemuda pada perhelatan Pilkades di Tamaona 2020 mendatang.

BACA JUGA:   Peringati Hari Gizi Nasional, ASW Salurkan Paket Gizi untuk Bumil KEK

Menurut Molly, kedepan sosok figur yang bisa menduduki jabatan kepala Desa Tamaona yakni mampu membangun desa kelahirannya.

bukti yang ada saat ini kata dia, kurangnya pembangunan dan pengembangan sumber daya alam (SDM) yang di anggapnya tidak seimbang dengan anggaran dana desa.

“Bahkan, sumber daya alam yang ada di Desanya (Tamaona) dinilai tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada termasuk meningkatkan perekonomian guna mensejahterakan masyarakat dan menambah pendapatan desa. Padahal, di Tamaona sudah ada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” ungkapnya, Kamis, 2 Mei 2019.

BACA JUGA:   BPJS : Masih Ada Rp8,4 Miliar Tunggakan Kepesertaan Mandiri Hingga Saat Ini

Lanjut Prof Molly, dengan kondisi yang ada sehingga perlu figur yang mampu membangun dan mengelola dengan baik Desa Tamaona dan saatnya pemuda jadi gardan terdepan.

“Kita Butuh pemuda yang visioner dan berpengalaman serta pekerja untuk mengembangkan desa sebab anggaran desa yang begitu besar harus di kelola dengan baik sehingga tercipta pembangunan dan peningkatan ekonomi kerakyatan,” tuturnya.

BACA JUGA:   Tomy Satria Ingin Pemuda Manjalling Ciptakan "Kampoeng Popsa" di Ujungloe

Lebih jauh kata dia, tak ada alasan pemuda Tamaona tinggal diam, apalagi tamaona dikenal tempat para aktivis dan kaum intelektual, tentu diharapkan berbuat untuk kemajuan desa.

Dikatakannya, mengenai calon yang akan didorong sementara digodok sebab perlu pertimbangan matang memilih pemuda yang cocok untuk menumbangkan incumbent.

“Kami hanya inginkan Desa Tamaona kedepan lebih baik lagi dan terlebih masyarakatnya bisa sejahtera,” harapnya. (*)