Pemuda Asal Herlang Nyaris Di Parangi Pelaku Begal

oleh -
Foto Ilustrasi

BULUKUMBA, BERITA SELATAN.Com – Kasus kejahatan di jalan pada malam hari terus menghantui masyarakat. Kali ini, kasus percobaan pembegalan dialami, Mappangara (22) warga Desa Tugondeng, Kecamatan Herlang.

Mapangara alias Ara menceritakan peristiwa yang ia alami terjadi Rabu malam 16 Desember sekitar pukul 23.30 Wita. Saat itu ia sedang mengendarai sepeda motor sendiri, hendak ke tempat kerja temannya.

“saya dari Warkop Zego menemui teman saya, tapi tidak ada ternyata teman saya masih di tempat kerjanya di Cafe Wow, saat sedang menunggu teman di depan cafe, tiba-tiba muncul pelaku dan langsung menyerang dengan parang,” cerita Ara.

BACA JUGA:   Ketua DPRD Bulukumba Hadiri Lelang Penanganan Stunting

Beruntung, saat itu ia berhasil menghindar dengan cara berlari masuk ke dalam cafe. Ia pun mengaku tak mengalami kekerasan fisik namun motornya dirusak oleh pelaku yang berjumlah enam orang.

“Jadi enam orang pelakunya, menggunakan dua motor masing-masing berbonceng tiga, tidak kukenali mukanya tapi yang jelas itu motor berwarna putih semua merek Honda Scopy dan PCX,” terangnya.

BACA JUGA:   KSP Berkat Bulukumba Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kompleks BTN 1

Dari kejadian ini, Ia berharap agar aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut dan memassifkan operasi dimalam hari sehingga kejadian serupa tidak terulang terhadap pengendara lainnya.

“Kita merasa tak nyaman dan nyawa kita terancam jika keluar pada malam hari, apalagi pelakunya sadis karena membawa senjata tajam,” tuturnya.

Sementara, Kapolres Bulukumba, AKBP Gany Alamsyah Hatta, telah meminta jajaranya untuk mengusut kasus tersebut khususnya dalam mengungkap para pelaku.

BACA JUGA:   RSUD HASDR Bulukumba Gelar Kerja Bakti Sambut Penilaian Adipura

“Kami akan teruskan ke Reskrim menelusuri pelakunya, kami juga meminta agar masyarakat tidak berkendara sendirian pada malam hari apalagi jika tak ada keperluan yang mendesak,” ujarmya. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.