Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, RSUD Bulukumba Sosialisasikan Deteksi dan Penanganan Kehamilan Risiko Tinggi

oleh -

BULUKUMBA,BERITASELATAN.COM – Upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan reproduksi terus digencarkan oleh RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba. Melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Poliklinik KIA Rawat Jalan pada Selasa (25/2), rumah sakit ini memberikan edukasi tentang pencegahan kanker serviks serta deteksi dan penanganan kehamilan risiko tinggi.

Kegiatan sosialisasi dipandu oleh tim PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) dan menghadirkan dr. Aisyah Nurul Shafira, dokter residen Obstetri dan Ginekologi (Obgin), sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, dr. Aisyah menyampaikan dua materi penting, yakni kanker serviks dan kehamilan risiko tinggi.

Pada sesi pertama, ia menjelaskan bahwa kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan dan sering kali terdeteksi pada stadium lanjut. Ia memaparkan penyebab utama kanker serviks, termasuk infeksi Human Papillomavirus (HPV), serta faktor risiko lainnya. Selain itu, ia menekankan pentingnya langkah pencegahan seperti vaksinasi HPV, pemeriksaan rutin IVA atau Pap smear, serta menjaga pola hidup sehat. Gejala yang perlu diwaspadai, seperti perdarahan tidak normal, nyeri panggul, dan keputihan yang tidak biasa, juga dijelaskan secara rinci kepada peserta.

BACA JUGA:   Bawa Anak Kecil, Direktur : Tidak Usah Khawatir Kami Sediakan Wahana Bermain

Pada materi kedua, dr. Aisyah menguraikan tentang kehamilan risiko tinggi. Ia mengenalkan ciri-ciri kehamilan risiko tinggi, di antaranya usia ibu yang terlalu muda atau terlalu tua, riwayat penyakit tertentu, serta komplikasi pada kehamilan sebelumnya. Tanda-tanda bahaya seperti perdarahan, tekanan darah tinggi, bengkak berlebihan, hingga penurunan gerak janin menjadi perhatian khusus dalam pemaparannya. Ia juga menjelaskan upaya pencegahan dan penanganan yang dapat dilakukan, termasuk pemeriksaan kehamilan secara rutin dan rujukan tepat waktu apabila ditemukan faktor risiko.

BACA JUGA:   Perangi Corona, KSP Berkat Kembali Turun ke Pasar Bagi bagi Masker

Sementara itu, Maksum Tantu PKRS dan Humas dalam keterangannya menyampaikan bahwa sasaran utama kegiatan sosialisasi ini adalah perempuan usia subur (WUS), remaja, serta masyarakat umum. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa kanker, termasuk kanker serviks, dapat dicegah sejak dini melalui edukasi dan pemeriksaan berkala.

Ia juga menegaskan pentingnya perhatian khusus bagi ibu hamil agar senantiasa mendapatkan pemantauan kesehatan secara optimal. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, risiko komplikasi pada kehamilan dapat diminimalkan sehingga keselamatan ibu dan bayi dapat terjaga.

BACA JUGA:   PLN ULP Kalumpang Sosialisasi Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan, Aplikasi New PLN Mobile dan REC di Desa Batang

Melalui kegiatan ini, RSUD HASDR Bulukumba berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi semakin meningkat, serta mampu menekan angka kejadian kanker serviks dan komplikasi kehamilan risiko tinggi di Kabupaten Bulukumba. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.